,

About us

About us

Istilah Kantor Jasa Akuntansi atau disingkat KJA yang sekarang berubah nama menjadi KANTOR JASA AKUNTAN melalui perubahan peraturan menteri Keuangan yang terakhir lewat PMK. 216/PMK.01/2017 yang berlaku mulai tgl 29 Desember 2017 untuk kalangan Pebisnis, Manager, Pegawai, dan berbagai kalangan masyarakat termasuk dikalangan Guru atau Dosen. Mahasiswa/pelajar mungkin masih sangat asing mendengar sebutan “ KJA " , mengingat KJA belum banyak dikenal oleh berbagai kalangan Entitas atau Pebisnis perusahaan maupun Pebisnis orang Pribadi termasuk perihal Wajib Pajak orang Pribadi untuk UMKM.

Istilah KJA ini memang relatif masih baru dibandingkan dengan profesi bidang keuangan lainnya seperti istilah KAP (Kantor Akuntan Publik) yang sudah terlebih dahulu dikenal masyarakat. Melalui berbagai upaya kebijakan dalam memperbaiki bidang profesi Keuangan, dan tingkat kebutuhan yang sudah begitu mendesak dalam mendukung perekonomian suatu negara tak terkecuali Pemerintahan di Indonesia maka secara resmi pemerintah serta bekerjasama dukungan berbagai pihak terkait seperti IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) sebagai asosiasi yang sudah diakui resmi dan berpengalaman mengorganisasi bidang Profesi Keuangan dalam meningkatkan mutu suatu Laporan Keuangan suatu Perusahaan atau Entitas yang digunakan berbagai pihak kalangan Internal maupun External Perusahaan, dan khususnya perusahaan-perusahaan berskala Menengah, Kecil dan usaha Mikro (EMKM) sesuai UU No 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Untuk mendukung perihal keberadaan Akuntan mendukung pereknomian Indonesia dengan hadirnya undang-undang No. 20 tahun 2008 tentang Usaha EMKM, maka IAI juga telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan khusus untuk EMKM, yaitu SAK EMKM. Sehingga sejak 1 Januari 2019 standar Akuntansi Keuangan Indonesia memiliki 4 (empat) Pilar Standar Akuntansi Keuangan (SAK), yiatu PSAK-IFRS, SAK ETAP, SAK EMKM, SAK Syariah dan terakhir Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang diterbitkan melalui Peraturan Pemerintah.

Dengan hadirnya Standar Akuntansi Keuangan (SAK) EMKM, maka makin melengkapi kwalitas informasi yang sebelumnya menggunakan SAK ETAP mendukung standar pelaporan keuangan yang dibuat entitas untuk digunakan oleh pihak ekternal, seperti Perbankan, Pemerintahan, pebisnis atau investment yang memberi pinjaman nilai tertentu seperti dibawah nilai pinjaman dibawah Rp. 5 Milliar contohnya cukup dibuat melalui Standar keuangan EMKM atau SAK ETAP lewat Kantor Jasa Akuntan (KJA), tanpa harus di lakukan oleh Akuntan Publik oleh KAP terlebih dahulu.

Maka melalui Peraturan Menteri Keuangan khusus Perizinan Kantor Jasa Akuntan atau disingkat KJA dengan menerbitkan PMK No.25/PMK.01/2014 tentang Akuntan Beregister Negara, dan mulai berlaku tanggal 1 Januari 2015 lahirnya tonggak sejarah baru terbitnya Perizinan profesi Keuangan bidang Kantor Jasa Akuntansi (KJA) dimana untuk mendapatkan izin KJA ini harus berasal dari seorang Akuntan Beregister Negara yang sudah diakui negara keberadaannya. Demi meningkatkan Peran AKUNTAN PROFESIONAL maka Kementerian Keungan merubah PMK No.25/2014 dengan PMK No. 216/PMK.01/2017 tentang AKUNTAN BEREGISTER yang berlaku tgl 29 Desember 2017, serta memperbaharui beberapa hal termasuk merubah nama KANTOR JASA AKUNTANSI, dirubah namanya menjadi KANTOR JASA AKUNTAN. Untuk menjadi KJA wajib diawali memiliki sertifikasi Chartered Accountants (CA) atau disebut sebagai Akuntan Profesional lewat aturan perizinan KJA di Pasal 16 PMK No.216/2017 tersebut. Sehingga Sejak akhir tahun 2017, otomatis Kantor Jasa Akuntan lewat Kompartemen IAI memiliki dasar hukum yang jelas. Dan pemisahan antara Akuntan Publik melalui lulus ujian CPA dengan Akuntan Profesional lulus sertifikasi CA semakin jelas dapat dipahami pemisahannya.

Kantor Jasa Akuntan (KJA) adalah suatu Badan / perorangan wajib memiliki atau mendapat izin dari Menteri Keuangan sebagai seorang Akuntan untuk memberikan Jasa Akuntansi/pembukuan, Jasa Kompilasi Laporan Keuangan, Jasa Manajemen, Akuntansi Manajemen, Konsultasi Manajemen, Jasa Perpajakan, Jasa Prosedur yang disepakati atas Informasi Keuangan, dan Jasa Sistem Teknologi Informasi. Kantor Jasa Akuntansi (KJA) dilarang memberikan Jasa Assurance.

Melalui Pasal 16 No.216/PMK.01/2017 ini, telah membuka pintu bagi para Akuntan Beregister untuk mendirikan bentuk usaha berupa Kantor Jasa Akuntan baik berupa Perseorangan, Persekutuan Perdata, Firma dan Perseroan Terbatas. Dan melalui keberadaan Peraturan inilah saya, Feber Sormin, S.E.,M.Ak.,Ak.,CA anggota Akuntan Bersertifikat (AB) No. 13 mendirikan Kantor Jasa Akuntan berbentuk usaha perorangan yang saya cetuskan dengan nama KJA “Feber Sormin”, atau disingkat dengan KJA “FS”. Seturut dengan hal itu sebagai anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dengan No Anggota 9982, KJA Feber Sormin taat dengan ketentuan aturan Sistem Pengendalian mutu KJA serta kode Etika IAI yang sudah ditetapkan.

Jasa Akuntansi & Pembukuan :

  1. Jasa Pembukuan.
  2. Jasa Kompilasi Laporan Keuangan.
  3. Jasa Review & Supervisi  Laporan Keuangan.
  4. Jasa Penyusunan Sistem Informasi Akuntansi / Keuangan.

Jasa Manajemen :

  1. Jasa Manajemen Adviser.
  2. Jasa Penyusunan Proposal Kredit.
  3. Jasa Perancang Sistem & Prosedur Keuangan.
  4. Jasa Penyusun Standart Operating Procedure.
  5. Jasa Rekruitment Tenaga Kerja.

Jasa Perpajakan (Orang Pribadi & Badan/Perusahaan) :

  1. Penyusunan  Surat Pemberitahuan Pajak Masa PPN (SPT PPN).
  2. Penyusunan Surat Pemberitahuan Pajak PPh Masa atau SPT PPh Bulanan.
  3. Penyusunan Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan PPh Badan / Perusahaan (SPT Tahunan PPh Badan).
  4. Jasa Konsultasi Bidang Perpajakan.
  5. Administrasi Perpajakan (Pendaftaran dan Non Aktif WP)
  6. Penelahaan Pajak (Tax Review).
  7. Jasa Perpajakan Lainnya. 

 

A.    MAKSUD DAN TUJUAN

KJA “FeberSormin” atau disingkat KJA “FS” didirikan dengan maksud dan tujuan sebagai berikut:

1)     Diharapkan dapat membantu Masyarakat khususnya Klien/Perusahaan untuk menyajikan Informasi Laporan Keuangan / Financial Reports (Laporan Posisi Keuangan/Neraca; Rugi/Laba; Harga Pokok Penjualan (HPP), Laporan arus kas (Cash Flow) dan laporan-laporan yang berubungan dengan informasi keuangan perusahaan).

2)     Diharapkan dapat membantu Klien dalam hal menyiapkan mekanisme transaksi keuangan, system dan Prosedur Keuangan serta menyiapkan format-format pelaporan keuangan yang dibutuhkan.

3)     Diharapkan dapat membantu Klien dalam hal  perencanaan Sistem dan Prosedur perpajakan, Pembuatan Pelaporan perpajakan (SPT PPh Tahunan Badan dan Orang Pribadi, SPT PPh Bulanan/Tax monthly Reports dan SPT Masa PPN (VAT Reports.

4)     Dapat membantu dan menuntun wajib pajak untuk mengaplikasikan peraturan-peraturan dalam praktek transaksi perusahaan  termasuk mendampingi dalam hal berbagai penyusunan kontrak bisnis dan penanganan kasus perpajakan yang dihadapi oleh manejemen perusahaan maupun perorangan.

 

B.    VISI DAN MISI KANTOR JASA AKUNTAN “ Feber Sormin” atau KJA "FS"

 

VISI KANTOR JASA AKUNTAN / KJA “Feber Sormin”

Menjadi Kantor Jasa Akuntan yang dipercayai oleh masyarakat di semua Level bisnis masyarakat.

 

MISI KJA “FS”

-      Memperkenalkan keberadaan KJA “Feber Sormin” atau KJA “FS” serta Fungsinya melalui berbagai media informasi.

-      Menciptakan rasa percaya Masyarakat pada Kantor Jasa Akuntansi “Feber Sormin” dengan mengedepankan pelayanan yang baik, berkomitment dan bertanggung jawab, jujur pada nilai-nilai Akuntan Profesional.

-      Menggunakan staf karyawan yang memiliki Pendidikan dan pengalaman yang memahami Akutansi, Keuangan dan Bidang ilmu Perpajakan.

-      Menyiapkan Laporan Keuangan serta data pelaporan pendukung lainnya yang mudah dimengerti dan difahami seseorang yang bukan harus berlatar belakang ilmu Akuntansi, keuangan dan Perpajakan.

-      Berkomitment menjaga Kerahasiaan Klien sebagai kewajiban Profesional yang penuh tanggung jawab yang tinggi.

-      Menjalin Kerja sama yang baik antara Profesi Akuntan dan kantor Jasa Akuntan serta bidang Akuntansi lainnya.

 

C.    PENGENDALIAN MUTU DAN ETIKA PPROFESI YANG DILAKSANAKAN.

Dalam menjalankan praktek pelayanan Kantor Jasa Akuntan, Keuangan dan Perpajakan, Kantor Jasa Akuntan kami memilki Pengendalian Mutu dan Standar Etika Profesi yang harus dipatuhi oleh semua staf/pegawai, yaitu:

a.     Independensi.

Dalam hal menjalankan Praktek Kantor Jasa Akuntan, semua para pegawai/staf KJA wajib memberikan keyakinan memadai secara profesional dalam mempertahankan independensi sebagaimana diatur dalam Aturan Etika Kantor Jasa Akuntan.

b.     Penugasan personel,

KJA “Feber Sormin” wajib memberikan keyakinan memadai kepada setiap klien bahwa penugasan akan dilaksanakan oleh staf profesional yang memiliki tingkat pelatihan dan keahlian teknis dalam setiap penugasan. KJA “Feber Sormin” juga akan selalu mempertimbangkan yang penugasan personel, sifat dan lingkup yang harus mensupervisi staf yang menangani klien.

c.      Dalam hal Konsultasi.

KJA “Feber Sormin” berkomitmen memberikan keyakinan memadai bahwa klien akan memperoleh informasi yang memadai sesuai yang dibutuhkan dari orang yang memiliki tingkat pengetahuan, kompetensi, pertimbangan (judgement) yang memadai. Dalam memberikan konsultasi, Staf KJA akan mempertimbangkan Sifat konsultasi seperti tingkat pengetahuan, kompetensi dan pertimbangan yang dimiliki oleh staf pelaksana perikatan.

d.     Supervisi.

KJA yang memberikan keyakinan memadai bahwa pelaksanaan perikatan guna memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh Asosiasi Kantor Jasa Akuntan, KJA “Feber Sormin akan selalu mempertimbangkan ruang Lingkup supervisi dan review yang sesuai pada suatu kondisi serta mempertimbangkan faktor-faktor seperti kerumitan masalah, kualifikasi staf pelaksana perikatan, dan lingkup konsultasi yang tersedia dan yang telah digunakan.

e.     Pemekerjaan (Hiring).

KJA “Feber Sormin” akan memberikan keyakinan memadai bahwa semua staf profesionalnya memiliki karakteristik yang tepat sehingga memungkinkan melakukan perikatan secara kompeten. Dalam hal ini KJA selalu mempertimbangkan dan mengawasi mutu pekerjaan melalui integritas, kompetensi dan motivasi personel yang melaksanakan dan melakukan supervisi atas pekerjaan.

f.      Pengembangan profesional.

Dalam Pengembangan staf dan karyawan yang digunakan KJA akan memberikan kesempatan mengikuti pelatihan pendidikan berkelanjutan sesuai kemampuan KJA agar seluruh staff mengerti dan dapat memenuhi tanggung jawabnya serta dapat meningkatkan kompetensi staf /pegawai.

g.     Promosi (adv ancement)

Dalam meningkatkan dan memotivasi para staff KJA, manejemen KJA “Feber Sormin” memberikan kesempatan meningkatkan personal profesional dan tanggung jawab melalui seleksi yang diisyaratkan guna mendapatkan tanggung jawab yang lebih tinggi, dan dalam hal mempromosikan staf/personal tidak terbatas hanya pertimbangan pada karakter, intelegensi, pertimbangan (judgement), dan motivasi, namun termasuk mempertimbagnkan hal-hal lainnya guna meningkatkan pengendalian Mutu KJA.

h.     Penerimaan dan keberlanjutan klien.

Dalam melakukan penerimaan dan menjaga keberlanjutan klien, KJA selalu akan mempertimbangkan dengan penuh kehati-hatian (Prodence) secara selektif dalam menerima, menolak atau mempertahankan klien. Dan pemahaman akan prosedur Tujuan klien meminta bantuan kepada KJA wajib dipahami dan dimengerti oleh setiap para staf KJA guna menjaga integritas KJA.

i.       Inspeksi (Inspecting).

Pemimpin dan manejemen KJA “Feber Sormin” akan  selalu mengawasi dan memonitor pelaksanaan hal-hal pengendalian mutu ini, guna meyakinkan apakah standar pengendalian mutu telah dijalankan seluruh staf/pegawai, serta mengevaluasi setiap saat sesuaui prosedur mempertahankan mutu dan meningkatkan kinerja KJA secara profesional.


Disamping itu, dalam menjalankan praktek pelayanan Kantor Jasa Akuntan “Feber Sormin” ini, akan selalu mempertimbangkan dan memberi keyakinan setiap melaksanakan permintaan kepercayaan klien untuk membantu penangangannya. Kami bertanggung jawab sebagai professional yang dipercaya oleh masyarakat, senantiasa menggunakan pertimbangan etika, moral dan profesionalisme dalam menjalankan Praktek Jasa Akuntansi, Keuangan dan Bidang Layanan Pelaporan Perpajakan. Kami selalu dan senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada publik, menjunjung tinggi kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme. Seluruh Staf/pegawai harus berupaya maksimal untuk memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas tinggi. Semua Staf bebas dari Objektivitas serta benturan kepentingan dalam pemenuhan Hak dan kewajiban sebagai Jasa professional Akuntansi. Kehati-hatian dan ketekunan serta keterampilan profesional diberikan untuk kepuasan klien. Kami selalu menjaga dan menghormati karahasiaan dalam segala hal sebagai kewajiban profesional. Berpraktek konsisten melalui kwalitas mutu profesi yang baik dan menjauhi tindakan yang dapat mendiskreditkan atau merugikan profesional. Dalam berpraktek sebagai Jasa yang memberikan dibidang Akuntansi, Keuangan dan Perpajakan selalu mengedepankan jasa profesionalnya sesuai standar teknis dan standar professional yang relevan, serta penuh kehati-hatian dan sesuai aturan dan  prinsip integritas serta objektivitas yang diisyaratkan sesuai Peraturan Standar yang berlaku.